Mengapa Penambahan Bank AS ke Bitcoin ETF Membuat Harga BTC Melonjak ke $68K

Posted on

Dalam dunia keuangan yang penuh gejolak, ada satu aset yang terus menarik perhatian: Bitcoin. Pada tanggal 5 April, harga Bitcoin (BTC) menunjukkan lonjakan signifikan, mencapai $68.630, menandai tren naik yang menarik setelah dibuka oleh Wall Street. Di balik lonjakan harga yang memukau ini, ada faktor-faktor penting yang perlu dipahami. Mari kita telusuri lebih dalam.

 

BTC/USD 1-hour chart. Sumber : TradingView

 

1. BlackRock Menggerakkan Pasar: Salah satu penggerak utama di belakang lonjakan harga Bitcoin adalah keputusan BlackRock, manajer aset terbesar di dunia, untuk menambahkan beberapa bank besar AS sebagai peserta dalam dana tukar Bitcoin (ETF) langsung. Langkah ini menarik perhatian publik karena bank-bank seperti Goldman Sachs, Citadel, UBS, dan Citigroup masuk dalam daftar peserta. Menariknya, langkah ini tidak hanya menunjukkan minat institusi besar dalam Bitcoin tetapi juga menunjukkan bahwa entitas besar seperti BlackRock merasa nyaman secara publik terkait dengan aset kripto ini.

2. Perkembangan Produk Baru: Pada tanggal 4 April, sembilan produk baru masuk ke pasar dengan total lebih dari 500.000 BTC di antara mereka. Produk-produk ini tidak termasuk aset dalam Grayscale Bitcoin Trust yang baru dikonversi menjadi ETF. Inilah yang membuat tren lonjakan harga Bitcoin semakin menarik, karena adanya potensi partisipasi besar dari institusi-institusi keuangan utama.

Fed target rate probabilities. Sumber : CME Group

 

3. Perlindungan dari Sinyal Inflasi AS: Meskipun ada sinyal inflasi dari AS yang muncul, Bitcoin tetap menguat. Narasi dari BlackRock tampaknya melindungi harga Bitcoin dari dampak negatif sinyal inflasi ini. Data ketenagakerjaan AS yang di atas harapan seharusnya membuat Federal Reserve mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, tetapi Bitcoin tetap bersinar di tengah ketidakpastian ini.

4. Peluang Investasi di Tengah Ketidakpastian: Dalam suasana ketidakpastian ekonomi global, banyak investor melihat Bitcoin sebagai tempat berlindung. Dengan kemampuan untuk bertindak independen dari kebijakan moneter tradisional dan kestabilan relatifnya dalam periode volatilitas, Bitcoin menjadi semakin menarik bagi investor institusi maupun individual.

5. Potensi Tren Naik Berkelanjutan: Trader Daan Crypto Trades mengamati bahwa Bitcoin telah membentuk level rendah yang lebih tinggi pada kerangka waktu per jam. Ini menunjukkan kemungkinan adanya kelanjutan tren naik. Meskipun ada perhatian terhadap level harga di sekitar $69.000, para analis melihat potensi bagi Bitcoin untuk terus berkembang lebih jauh lagi.

Sumber : Daan Crypto Trades
BTC liquidation heatmap (screenshot). Sumber : CoinGlass

 

BTC/USD chart. Sumber : Jelle/X

6. Tantangan dan Peluang di Masa Depan: Namun, tidak ada yang pasti dalam dunia kripto. Tantangan seperti regulasi yang belum jelas dan potensi volatilitas masih ada di depan. Namun, dengan semakin banyaknya institusi yang terlibat dan minat yang terus tumbuh, ada peluang besar bagi Bitcoin untuk menjadi bagian integral dari landscape keuangan global di masa depan.

Jadi, sementara lonjakan harga Bitcoin mungkin tampak seperti reaksi sementara terhadap berita terkini, ada cerita yang lebih dalam di baliknya. Keputusan BlackRock, perkembangan produk baru, perlindungan dari sinyal inflasi, dan potensi tren naik berkelanjutan semuanya menunjukkan bahwa Bitcoin bukan hanya tren sesaat, tetapi juga merupakan bagian yang semakin penting dari ekosistem keuangan global. Bagi mereka yang memperhatikan, ada peluang besar untuk berpartisipasi dalam perkembangan ini dan mendapatkan manfaat dari pertumbuhan yang terus berlanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *